Home / Berita / Politik

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:33 WIB

DPRD Pasuruan Kawal RAPBD 2026: Tekankan Efisiensi, Kemandirian Fiskal, dan Keberlanjutan Pembangunan

PASURUAN, TitikSatu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis eksekutif dalam menjaga arah pembangunan daerah. Melalui rapat paripurna (III) ketiga dengan agenda penyampaian jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Rancangan APBD 2026, lembaga legislatif memastikan seluruh kebijakan anggaran daerah tetap berpihak pada masyarakat, efisien, dan sesuai prioritas pembangunan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Samsul Hidayat, menegaskan bahwa pembahasan RAPBD bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi dan fungsi pengawasan dalam memastikan kebijakan publik tetap pada jalur yang benar.

Baca Juga  Ngantuk, Truk Boks Hilang Kendali, Tabrak Bus Hingga Kernet Mati

“DPRD tidak hanya membahas angka-angka. Kami memastikan setiap rupiah anggaran yang ditetapkan membawa manfaat nyata bagi rakyat Pasuruan,” ujarnya dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD, Senin (27/10).

Dalam forum tersebut, seluruh fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum yang substansial terhadap arah RAPBD 2026, mulai dari efisiensi belanja daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga keberpihakan terhadap kelompok rentan dan layanan dasar publik.

Baca Juga  HUT Ke-18 Gerindra, Mas Rusdi Bidik Kemenangan Total di 2029

Bupati Pasuruan, H.M. Rusdi Sutejo, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengakomodasi masukan DPRD dalam setiap aspek penyusunan anggaran. Ia menyebut, arah kebijakan belanja daerah tahun depan akan dipusatkan pada program berdampak langsung kepada masyarakat.

“Anggaran akan kami arahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Tiga bidang ini menjadi prioritas agar pelayanan dasar bagi masyarakat terus meningkat,” ujar Rusdi.

Selain itu, Bupati Rusdi juga menyampaikan langkah pemerintah dalam menghadapi penurunan dana transfer dari pusat. Ia menegaskan, optimalisasi PAD menjadi strategi utama menuju kemandirian fiskal.

Baca Juga  Wow..RSUD Bangil Raih TOP CEO BUMD 2025

“Masukan dari DPRD kami jadikan motivasi untuk memperkuat PAD. Kami akan memperluas digitalisasi pajak, memperbarui data potensi, dan memperkuat peran BUMD agar bisa berkontribusi lebih besar terhadap penerimaan daerah,” tandasnya.

Bupati Rusdi menyatakan seluruh masukan fraksi DPRD akan menjadi bahan penyempurnaan dalam penyusunan RAPBD 2026. “Kami berterima kasih atas perhatian DPRD yang begitu detail dan konstruktif. Kami pastikan seluruh kebijakan tetap sejalan dengan visi pembangunan Pasuruan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” katanya. (bt/rif/”)

Share :

Baca Juga

Berita

Desak Hukuman Maksimal Bos Tambang, PORTAL Datangi Pengadilan Tinggi

Berita

Habiskan Sabu-Sabu 1 Kilogram Sehari, Pengedar Asal Pandaan Di Krangkeng Polres Pasuruan

Berita

Waduh, Terima Dana BOP, Anggota Dewan Ini Diperiksa Kejaksaan

Berita

Mau Enaknya, Giliran Disuruh Nikahi Nggak Mau, Ini Akibatnya..!!

Politik

Miris, Atap Dewan Jebol, Dibiarkan

Berita

Musda Ke-7 LDII Kabupaten Pasuruan Lahirkan Pengurus Tiga Generasi

Berita

Diguyur Hujan Empat Jam, Rumah Di Lekok Ambruk

Berita

Sejumlah Ijin Tambang Dicabut, Masih Beroperasi. Dewan Minta Satpol PP dan Kepolisian Beri Tindakan