Home / Berita

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:57 WIB

Tiga Shelter Bencana Beroperasi, Kepala BNPB Apresiasi Kesiapsiagaan Pemkab Pasuruan Hadapi Banjir

PASURUAN, TitikSatu.com  – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memberikan apresiasi terhadap kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menghadapi bencana banjir.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan dan koordinasi penanganan banjir di Pasuruan, Jumat (27/3/2026). Menurutnya, langkah-langkah mitigasi yang dilakukan daerah menunjukkan keseriusan dalam mengantisipasi dampak bencana.

“Pasuruan mungkin bukan daerah dengan tingkat bencana tertinggi, tetapi kesiapsiagaannya cukup baik,” ujarnya.

Suharyanto menilai, upaya Pemkab Pasuruan dalam menyiapkan infrastruktur pendukung, seperti shelter kebencanaan, menjadi salah satu indikator kesiapan menghadapi situasi darurat.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem kini cenderung meningkat dan terjadi secara bersamaan di berbagai wilayah.

Ia menyebut, sepanjang 2025 tercatat 4.727 kejadian bencana di Indonesia. Sementara hingga Maret 2026, sudah terjadi 618 kejadian.

“Hampir seluruh provinsi mengalami bencana hidrometeorologi. Bahkan dalam waktu yang sama, satu daerah bisa banjir, sementara daerah lain kekeringan,” jelasnya.

Dalam konteks Pasuruan, Suharyanto menyoroti perlunya penanganan lebih lanjut pada sistem sungai, termasuk normalisasi di sejumlah titik yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Karena itu, BNPB akan mendorong koordinasi lintas sektor agar penanganan banjir bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Kalau menjadi kewenangan kami, tentu akan kami bantu. Tetapi jika itu kewenangan kementerian atau lembaga lain, akan kami dorong agar segera ditangani,” tegasnya.

Selain dukungan jangka panjang, BNPB juga membuka peluang bantuan darurat bagi daerah terdampak, mulai dari logistik hingga sarana operasional.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan M. Shobih Asrori berharap kunjungan Kepala BNPB dapat mendorong solusi yang lebih komprehensif dalam penanganan banjir di daerahnya.

Ia mengungkapkan, banjir yang terjadi saat ini berdampak pada sekitar 150 hektare lahan pertanian yang terancam gagal panen akibat genangan yang tak kunjung surut.

“Kami berharap ada langkah jangka panjang setelah peninjauan ini, karena penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara instan,” ujarnya.(mo/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Tambang Menelan Korban, Bocah Winongan Tenggelam di Bekas Galian C

Berita

WOW…ANGKA KEJAHATAN DI WILAYAH POLRESTA PASURUAN MENURUN

Berita

Buronan Rudenim Surabaya, Ditangkap Saat Urus Pasport

Berita

Berkas Perkara Kasus Pemerasan Proyek PIER Lengkap, Tiga Tersangka Segera Disidang

Berita

Sasar Toko dan Ekspedisi, Tim Gabungan Sita 2.800 Batang Rokok Ilegal di Pasuruan

Berita

Terbongkar!! Ini Sosok Pemilik Deretan Mobil Mewah “Pegawai Bea Cukai Pasuruan” yang Viral
Aksi : Ratusan Warga meluruk PT Violia Rembang Pier

Berita

Tagih Janji, Ratusan Warga Luruk PT. Violia

Berita

Anwar Sadad: SMAN 1 Taruna Madani Jangan Sampai Mereduksi Hak-hak Masyarakat Bangil