Home / Berita

Senin, 9 Maret 2026 - 22:25 WIB

Tambang Menelan Korban, Bocah Winongan Tenggelam di Bekas Galian C

PASURUAN, Titiksatu.com– Lubang bekas tambang galian C di Kabupaten Pasuruan menelan korban. Seorang bocah bernama Muhammad Sofa Alfian, warga Dusun Beringin, Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, dilaporkan hilang di kubangan raksasa milik PT Gorip pada Senin sore (9/3/2026). Korban diduga kuat tenggelam saat bermain bersama rekan-rekannya.

Tragedi ini menambah daftar panjang insiden maut di area bekas tambang yang tak terurus. Aroma petaka mulai tercium sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, seorang petani yang melintas di bibir kubangan dikejutkan dengan temuan sepasang sandal tak bertuan. Curiga ada yang tak beres, ia melapor ke satpam PT Gorip yang berjaga di lokasi.

Baca Juga  Tuntun Motor Orang, Dicat, Bawa ke Ladang, Eh…Ketahuan

Kecurigaan petani tersebut terbukti. Seorang warga yang merasa kehilangan anaknya memastikan bahwa sandal tersebut adalah milik putranya yang belum pulang sejak siang. Tabir hilangnya korban akhirnya tersingkap setelah rekan-rekan bermainnya buka suara.

Baca Juga  PORTAL Ancam Lapor Presiden Jika Kawasan Lindung Wonosunyo Tetap Ditambang

“Awalnya mereka mengaku memancing di lokasi. Namun, setelah itu mereka mandi bersama. Saat itulah korban tiba-tiba tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan,” ungkap salah satu warga menirukan kesaksian teman korban.

Mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Pasuruan langsung bergerak cepat. Tim Reaksi Cepat (TRC) di kerahkan ke lokasi lengkap dengan perahu karet untuk menyisir kubangan air yang cukup dalam tersebut.

Baca Juga  Demi Kepercayaan Publik, MA Harus Tolak PK Bos Tambang

“Kami terjunkan TRC dan perahu karet untuk melakukan pencarian di beberapa titik,” tegas Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi.

Sementara, hingga pukul 21.00 WIB, upaya pencarian di tengah kegelapan malam masih nihil. Tim SAR gabungan di bantu warga terus berupaya mencari keberadaan korban di dasar kubangan. “Kami masih melakukan pencarian malam ini meski terkendala jarak pandang,” imbuh Sugeng. (mo/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Pasuruan Kawal RAPBD 2026: Tekankan Efisiensi, Kemandirian Fiskal, dan Keberlanjutan Pembangunan

Berita

Begini Cara Polres Pasuruan, Meriahkan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67. Bukan dengan Pesta Tapi Sholawat Bersama

Berita

Bupati Pasuruan Terlibat Program Redistribusi Tanah Tambaksari?

Berita

Berkas Perkara Kasus Pemerasan Proyek PIER Lengkap, Tiga Tersangka Segera Disidang

Berita

Ketegasan Pemerintah Dipertanyakan, Banyak Tambang Diduga Ilegal di Kabupaten Pasuruan, Dibiarkan

Berita

Pemkab Didesak Terbitkan Perda Tempat Hiburan, Untuk Mencegah Pungli dan Dongkrak Investasi

Berita

Biar Banyak, Lima Warga Bangil Oplos Sabu-sabu

Berita

Disapu Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga Candibinangun Porak Poranda