Home / Ekonomi

Kamis, 27 November 2025 - 10:08 WIB

Bakorwil III Malang Gelar Pasar Murah, 3 Ton Beras SPHP Diserbu Warga

PASURUAN, TitikSatu.com-Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang kerap memicu kenaikan kebutuhan pokok, Bakorwil III Malang kembali turun tangan menahan gejolak harga. Pasuruan menjadi lokasi penutup gelaran pasar murah tahun ini. Kegiatan dipusatkan di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Pasuruan, Kecamatan Bangil, sejak Kamis (27/11).

Sejak pagi, antrean warga mengular. Mereka berburu komoditas pangan yang dilepas jauh di bawah harga pasar. Selama dua hari, panitia menyiapkan sedikitnya 3 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Komoditas lain seperti Minyakita, gula, telur, dan beras premium juga disediakan dalam jumlah terbatas.

Baca Juga  Pastikan Aman, Kelangkaan Gas Elpiji Melon, Hanyalah Isu

Kabid Pembangunan Ekonomi Bakorwil III Malang, Fendi Agung Nugroho, menegaskan bahwa pasar murah menjadi salah satu langkah intervensi pemerintah untuk mengawal stabilitas harga menjelang akhir tahun. Lonjakan permintaan yang biasanya terjadi, kata dia, perlu diimbangi dengan ketersediaan bahan pokok yang terjangkau agar tidak memicu inflasi.

Baca Juga  Gebrakan Pemkab Pasuruan: SIKAP SAE Go Digital, IKM Siap Kuasai Pasar Global

“Di sembilan kabupaten/kota wilayah Bakorwil III, kami gelar pasar murah secara bergiliran. Pasuruan menjadi titik terakhir. Setiap lokasi kami drop 3 sampai 4 ton beras SPHP dengan harga Rp55 ribu per 5 kilogram,” jelasnya.

Selain beras SPHP, tersedia pula beras premium sebanyak 80 kilogram per hari dengan harga Rp73 ribu, Minyakita 120 liter, gula pasir 80 kilogram, serta telur ayam 75 kilogram. Seluruh komoditas dipatok dengan harga stabil untuk menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga  Pesta Rakyat Simpedes Pandaan 2023, Sukses Sedot 20 Ribu Pengunjung

Fendi mengingatkan warga agar berbelanja secara bijak dan tidak membeli secara berlebihan. “Tujuannya agar semua kebagian. Prinsipnya bukan untuk ditimbun, tapi untuk membantu masyarakat menghadapi momentum Nataru dengan harga yang lebih bersahabat,” tandasnya.(mo/rif)

 

 

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Miris, Kantor PDAM Kabupaten Pasuruan Dianggap Tak Layak. Butuh Pembangunan

Ekonomi

Dua Tim Voli Jadi Jawara Indomaret Poinku Volley Ball Tournament 2022, Ini Harapan Bupati

Ekonomi

Gebrakan Pemkab Pasuruan: SIKAP SAE Go Digital, IKM Siap Kuasai Pasar Global

Ekonomi

Pemandian Banyubiru Belum Bisa Dibuka, PAD pun Susah

Ekonomi

Bisa Hantam IHT, Misbakhun Minta Pemerintah Bijak Keluarkan Aturan
Diresmikan : Ketua DPRD kunjungi Pojok UKM dan melihat hasil produksi kerajinan tangan Kabupaten Pasuruan

Berita

Ketua DPRD Resmikan Pojok UKM Sebagai Ajang Promosi Usaha Mikro

Ekonomi

Viralkan!! Ayam Geprek Ini Bikin Konsumennya Mau Nambah Lagi

Ekonomi

Menolak Untuk Mati, Wisata Banyu Mili Terus Lakukan Inovasi