Home / Ekonomi / Pemerintahan

Selasa, 17 Juni 2025 - 16:04 WIB

Gebrakan Pemkab Pasuruan: SIKAP SAE Go Digital, IKM Siap Kuasai Pasar Global

PASURUAN, titiksatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan resmi meluncurkan inovasi terbaru mereka, SIKAP SAE Go Smart Go Digital. Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (17/6).

SIKAP SAE sendiri adalah akronim dari Sahabat IKM Kabupaten Pasuruan Solutif, Aktif, dan Edukatif Go Smart Go Digital. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu, menjelaskan bahwa ini adalah layanan terintegrasi berbasis digital yang dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem Industri Kecil Menengah (IKM). Tujuannya jelas, agar IKM bisa “naik kelas” dan semakin berdaya saing.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Pasuruan Pertajam Pembahasan Raperda CSR

Sebagai langkah awal, Disperindag langsung jemput bola dengan melakukan pendataan berbasis GIS (Geographic Information System). Pendataan ini krusial untuk memetakan potensi dan persebaran IKM secara akurat, sehingga program pembinaan bisa lebih tepat sasaran. “Kita langsung jalan dari 28.544 IKM, tim langsung mendata mana saja yang mau kita fasilitasi dan kita bina secara maksimal. Kami memastikan kebutuhan IKM dapat tertangani dengan cepat dan tepat,” kata Diana.

Inovasi SIKAP SAE Go Smart Go Digital juga fokus pada promosi dan pemasaran IKM melalui platform digital. Diana menyebut tim akan membantu IKM memanfaatkan YouTube, TikTok, Instagram, hingga e-commerce dan marketplace. Tujuannya agar akses pasar produk IKM bisa lebih luas dan efektif.
Tak hanya itu, Disperindag Kabupaten Pasuruan kini juga punya studio podcast. Studio ini bisa dimanfaatkan IKM untuk mempromosikan produk unggulan mereka secara kreatif dan interaktif.

Baca Juga  21 Persen Keluarga di Pasuruan Dipegang Perempuan, DPRD Dorong Pemberdayaan

“Edukasi digital melalui podcast, baik untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada konsumen tentang keunggulan produk IKM, maupun sebagai media berbagi pengalaman antar pelaku IKM dalam upaya pengembangan usaha,” terang Diana.

Sekda Yudha menegaskan, di era digital ini, IKM dituntut untuk meningkatkan daya saing agar tetap relevan. Ia menyoroti peran vital IKM sebagai salah satu penyokong utama perekonomian daerah. “IKM ini salah satu penyokong perekonomian daerah. Kita lihat bahwa kontribusi PDRB di Kabupaten Pasuruan paling tinggi ya dari Industri Pengolahan, termasuk di dalamnya teman-teman IKM,” tegas Yudha.

Baca Juga  Bupati Rusdi Sutejo Rombak Besar-besaran 136 Pejabat

Dengan peluncuran SIKAP SAE Go Smart Go Digital, Yudha optimis kebutuhan pasar produk IKM di Kabupaten Pasuruan akan terpenuhi. Muaranya, IKM diharapkan mampu menembus pasar regional, nasional, bahkan global dengan segmentasi pasar yang jauh lebih luas.
“Melalui pendekatan ini, inovasi SIKAP SAE hadir bukan hanya untuk meningkatkan eksistensi IKM di pasar lokal, tetapi juga membuka peluang business matching ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” harapnya. (mo/rif)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Siap Berbenah, Rutan Bangil Serap Masukan Komisi XIII DPR RI dalam Kunjungan Kerja di Surabaya

Ekonomi

Pemandian Banyubiru Belum Bisa Dibuka, PAD pun Susah

Pemerintahan

Sempat Diprotes Warga, Proyek Jalan Kedungringin Digas Lagi

Ekonomi

Kolaborasi HR Club dan Pemkab Pasuruan Targetkan Serap 100 Persen Lulusan BLK

Ekonomi

Kerap Jadi Jujukan Demo, PIER Dinilai Tak Lagi Nyaman untuk Berinvestasi
Diresmikan : Ketua DPRD kunjungi Pojok UKM dan melihat hasil produksi kerajinan tangan Kabupaten Pasuruan

Berita

Ketua DPRD Resmikan Pojok UKM Sebagai Ajang Promosi Usaha Mikro

Pemerintahan

Anggaran Pasuruan ‘Gemuk’ Rp 4 Triliun, Bupati Rusdi Sutejo Beberkan Rinciannya

Pemerintahan

APBD Perubahan 2025 Resmi Disahkan, Bupati Berharap Fiskal 2026 Lebih Longgar