Home / Lainnya

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:35 WIB

Pelayanan Lelet, Korban Pelecehan Seksual Luruk Mapolres Pasuruan

Kompak : korban didampingi komnas perlindungan anak luruk polres pasuruan

Kompak : korban didampingi komnas perlindungan anak luruk polres pasuruan

PASURUAN, titiksatu.com – Keluarga korban pelecehan seksual didampingi komnas perlindungan anak meluruk kantor polres pasuruan. Selasa (16/7/2024) pagi, hal itu dilakukan lantaran tindakan Polres Pasuruan terkesan lamban dalam melakukan penangkapan predator anak yang masih gentayangan hingga saat ini.

Lambannya penanganan kasus pelecehan seksual itu terlihat dari hasil fisum yang diambil pada hari senin (15/7/2024) dari RS Masyitoh Bangil, saat wartawan dan Komnas perlindungan anak melakukan klarifikasi kepada pihak rumah sakit.

Ketua Komisi perlindugan anak Agus Heru mengatakan, hasil fisum kenapa baru kemarin diambil, padahal fisum itu langsung dikeluarkan pihak RS dan paling lambat 3 hari. “Polisi itu bertugas mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat, kok malah lelet dan harus diviralkan terlebih dahulu, ada apa dengan polisi, kok baru 1 bulan hasil fisum diambil,” tandas Agus sambil gelengkan kepala.

Baca Juga  Kabid Poldagri Bakesbangpol menilai BPIP Tak Punya Hati Nurani

Ditempat yang sama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Daniel Efendi mengatakan, langkah ini untuk mendesak agar segera polres melakukan penangkapan terhadap Abdul Wakhid alias Mbah Jon (60) warga Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

“Ada 7 korban yang melaporkan kepada kami, dan mereka semua masih anak-anak dan dibawah umur 10 tahun, kelakuan mbah Jon ini sangat meresahkan warga,” ujar Daniel.

Baca Juga  BPKPD "Prank" 14 OPD, Ratusan Karyawan Pemkab Terkatung-Katung Tak Terima Gaji

Ia menambahkan, upaya ini untuk mendesak polres agar segera menangani kasus ini biar cepat selesai dan jangan di olor-olor , bukan tidak mungkin nanti akan muncul korban-korban baru jadi mangsa mbah jon.

“Mbah jon harus segera ditangkap, nunggu apalagi, 7 korban telah jadi saksi dan telah memberikan keterangan, saya meminta polres jangan tebang pilih,” tegas Daniel.

KBO reskrim polres pasuruan iptu Sunarti mengatakan, semua pihak untuk dapat bersabar, dirinya menjamin pihaknya akan berkomitmen, jika kasus ini akan diselesaikan secepat mungkin.

Baca Juga  Meraih Berkah Ramadan, HR Club Pasuruan Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

“Kita masih melakukan proses lidik, dan kami masih belum memastikan apakah terduga pelaku adalah Mbah Jon, dan saya menjamin proses ini akan tetap berjalan,” kata Sunarti.

Sebagai informasi, kasus ini bermula dari pelaporkan salahsatu korban warga Kecamatan Bangil yang anaknya jadi korban seksual mbah Jon. Kemudian satu perasatu korban bersuara setelah kasus ini mencuat di media online.(and/rif).

Share :

Baca Juga

Teks foto : Gelar Sidang paripurna dprd Kabupaten Pasuruan (29/5/2024)

Lainnya

DPRD Gelar Paripurna, Wakil Ketua Pimpin Rapat

Lainnya

Gowes Santri, Cara Ansor Jatim Menebar Ukhuwah dalam Semangat Kemerdekaan RI
Laporan : Pusaka dan warga datangi kejari bangil untuk mwngusut tuntas mafia tanah tuntas

Lainnya

PUSAKA Desak Kejari Tangkap Mafia Tanah Yang Masih Gentayang, 352 Sertifikat Milik Petani Terancam Raib

Lainnya

Pasangan Rusdi Dan Gus Shobih Banjir Rekom

Lainnya

Gelar HUT Pertama, SAKERA Ada Lindungi Konsumen Dari Depcolektor

Lainnya

Longsor Terjang Jalur Tosari-Wonokitri, Akses Bromo Lumpuh

Lainnya

7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Lainnya

Jaga keamanan Jelang Pilkada dan Pilpres  Kesbangpol  Ajak  Team Pakem.