PASURUAN, TitikSatu.com – Genderang penyegaran birokrasi di Kabupaten Pasuruan resmi ditabuh. Bertempat di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Perkantoran Raci, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Kamis (8/1/2026) siang.
Langkah ini merupakan bagian dari penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru demi efektivitas pelayanan publik. Dari total 297 pejabat yang diambil sumpahnya, terdapat 16 orang Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II), 105 orang Eselon III (Administrator), dan 176 orang Eselon IV (Pengawas). Salah satu sorotan utama dalam pelantikan ini adalah penggabungan tiga dinas menjadi satu nomenklatur baru.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kini resmi melebur menjadi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Jabatan nakhoda dinas ini dipercayakan kepada drh Ainur Alfiah.
Beberapa pergeseran kunci di level Eselon II antara lain Rakhmat Syarifudin Kini menjabat Kadisnaker (sebelumnya Inspektur). dr Arma Roosalina: Dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan yang baru. dr Ani Latifah: Bergeser menjadi Kadinsos P3A. Eka Wara Brehaspati: Menjabat Kadis PMD. Lilik Widji Asri: Dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Tak hanya di level perangkat daerah, Mas Rusdi—sapaan akrab Bupati—juga melantik sejumlah camat baru untuk memperkuat garda terdepan pelayanan masyarakat di wilayah kecamatan.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi menegaskan bahwa strukturisasi ini merupakan tuntutan regulasi melalui perubahan Perda SOTK untuk meningkatkan responsibilitas OPD. Ia mewanti-wanti para pejabat agar bekerja dengan energi baru dan mengutamakan kepentingan umum.
“Selamat untuk jabatan yang baru. Semoga amanah dan dapat memberikan energi baru dalam pelayanan publik. Selalu utamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi,” tegas Mas Rusdi.
Bupati juga memberikan instruksi khusus agar seluruh pejabat, terutama para pimpinan yang baru dilantik, merespons cepat setiap aduan dari masyarakat. “Kami berharap bisa responsif cepat dalam menerima aduan masyarakat,” imbaunya. (mo/rif)













