Home / Pendidikan / Politik

Kamis, 17 Februari 2022 - 18:43 WIB

Begini Cara Lain Alumni SMANBA Protes Pendirian Taruna Madani, Asli Keren…!!!

TUMPENG : Protes Taruna Madani sekaligus memperingati hari ultah SMANBA. Alumni meyakinkan kalau SMANBA tetap harus ada.

BANGIL, titiksatu.com – Aksi protes tidak hanya bisa dilakukan dengan demo. Tapi bisa dengan bagi-bagi tumpeng dan kue.

Cara berbeda inilah yang dilakukan alumni SMAN 1 Bangil untuk menolak pendirian SMAN 1 Taruna Madani. Jika biasanya demo dengan membentangkan spanduk, mereka memilih dengan bagi-bagi kue dan pemotongan tumpeng.

            Hal ini sebagai bentuk sindiran kepada Gubernur Jatim. Lantaran ngotot untuk mendirikan SMAN 1 Taruna Madani di SMAN 1 Bangil. “Kami memiliki kenangan dan perjuangan di sekolah ini. Jangan renggut itu semua dengan SMAN 1 Taruna Madani,” ungkap Mukhlis, salahs atu alumni SMAN 1 Bangil.

Baca Juga  Kelakuan Para ABG Bikin Miris, Pesta Miras Bersama Gadis-gadis

            Aksi tersebut berlangsung Kamis (17/2). Mukhlis mengaku, sengaja menggelar bagi-bagi kue dan tumpeng. Hal ini untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa atas perjuangan dalam mempertahankan SMANBA.

            Jangan sampai SMANBA hilang gara-gara adanya Taruna Madani. “SMANBA harus dipertahankan. Karena disinilah perjuangan kami dan generasi di masa datang. Jangan sampai hilang,” imbuhnya.

Baca Juga  Diduga Ada Kecurangan, Ini Jawaban Panitia Pilkades Desa Beji.

            Bagi-bagi kue dan kue itu juga bentuk sindiran. Kepada Gubernur jajarannya. Karena kebijakan yang diberikan, tidak memihak rakyat kecil. “Alumni ini ada. Kami juga merayakan ultah ke 41 SMANBA. Jangan sampai, ultah SMANBA tidak ada lagi di masa mendatang karena Taruna Madani,” tandasnya.

            Seperti yang disampaikan Mukhlis, SMAN Taruna Madani sah-sah saja berdiri. Asalkan, tidak di lahan SMAN 1 Bangil. Karena, jelas akan berdampak terhadap SMAN 1 Bangil. Khususnya kuota.

Baca Juga  Duh....Tanah Mau Ditebus, Yang Terima Gadai Ogah. Jalur Hukum Pun Ditempuh Ahli Waris

            Jumlah untuk warga Bangil dan sekitarnya akan berkurang. Belum lagi biaya, yang “menyundul langit”. Serta persoalan lain yang bisa muncul, akibat pendirian Taruna Madani itu di SMAN 1 Bangil.

            “Yang jelas kami menolak, kalau SMAN 1 Taruna Madani tetap didirikan di SMAN 1 Bangil,” timpalnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Sejumlah Atap Sekolah di Pasuruan Jebol, Kurang Perhatian?

Politik

Tak Mau Terkesan Dipolitisasi, Kejari Kabupaten Pasuruan Pending Pemeriksaan Kades Selama Pilkades Serentak

Politik

Cegah Usulan “Siluman”, Politisi Partai Gerindra Ini Minta Dokumen APBD 2023 Disajikan Elektronik

Politik

Koalisi “Peci” di DPRD Kabupaten Pasuruan Runtuh, Ini Gantinya. Fraksi-Fraksi Penguasa Mendominasi Jabatan Ketua

Politik

Ketua ADKASI Jatim Dukung Penundaan Pemilu 2024

Politik

PAC PDIP Pasuruan Laporkan Penyimpangan Dana Banpol

Pendidikan

Pemain Putra Jaya Dilarang Bermain Seumur Hidup Imbas Tendangan Kungfu

Politik

Optimis Menang, Calon Bupati Rusdi Sutejo Bersama Keluarga Nyoblos Ke TPS