Home / Ekonomi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Pasar Murah Polres Pasuruan, 1 Ton Beras Ludes dalam 2,5 Jam

PASURUAN, TitikSatu.com – Warga Pandaan tumpah ruah di halaman Mapolsek Pandaan, Minggu (10/8). Mereka antre rapi sejak pagi untuk mendapatkan beras murah yang digelar Polres Pasuruan. Program ini serentak dijalankan di 17 Polsek se-Kabupaten Pasuruan untuk membantu meringankan beban ekonomi warga.

Baca Juga  Begal Hingga Curanmor Sukses Disikat Polres Pasuruan

Pelaksanaan perdana di Pandaan menghadirkan 1 ton beras kemasan 5 kilogram. Harga per paket Rp60 ribu. Hanya butuh dua setengah jam, seluruh stok ludes diborong warga.

“Alhamdulillah, antusias warga luar biasa. Semua langsung habis,” ujar Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucayo yang memimpin kegiatan bersama Camat Pandaan dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Bersih-bersih Narkoba, Rutan Bangil Tes Urine Sipir-Warga Binaan

Kapolres Pasuruan AKBP Dani Jazuli menjelaskan, pasar murah ini akan berkeliling ke seluruh Polsek. Setiap warga bisa membeli maksimal dua paket beras dengan menunjukkan KTP. “Kami ingin manfaatnya sampai ke pelosok. Semoga bisa sedikit meringankan biaya hidup,” katanya.

Baca Juga  Viralkan!! Ayam Geprek Ini Bikin Konsumennya Mau Nambah Lagi

Warga pun merasa terbantu. “Sebagai ibu rumah tangga, saya sangat bersyukur. Harganya terjangkau, kualitasnya bagus,” ujar Ibu Nina, sambil menenteng dua kantong beras. (ant/rif)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Dua Tim Voli Jadi Jawara Indomaret Poinku Volley Ball Tournament 2022, Ini Harapan Bupati

Ekonomi

Bupati Pasuruan Bagikan Becak Listrik Bantuan Prabowo

Ekonomi

Listrik Gratis Bagi Petani, PLN Dongkrak Swasembada Pangan di Pasuruan

Ekonomi

Gandeng Pelindo, Warga Binaan Rutan Bangil Kini Bisa Belajar Komputer hingga Barista

Ekonomi

Pemkab Pasuruan Gulirkan Koperasi Merah Putih Genjot Ekonomi Desa

Ekonomi

Perusahaan Dijual, Puluhan Buruh Pabrik Seafood di PIER Jadi Korban PHK

Ekonomi

Bangun Stand Sedap Malam, Disperindag Siapkan Rp 150 Juta

Ekonomi

Kerap Jadi Jujukan Demo, PIER Dinilai Tak Lagi Nyaman untuk Berinvestasi