Home / Pendidikan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 09:34 WIB

Satu Mundur, Kuota Sekolah Rakyat Tetap Penuh

PASURUAN, TitikSatu.com – Pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan tetap berjalan sesuai rencana. Meski satu calon murid menyatakan mengundurkan diri, kekosongan kursi itu langsung terisi oleh peserta dari kuota cadangan.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, menjelaskan bahwa satu calon murid berinisial R (12) menyampaikan pengunduran diri beberapa hari sebelum kegiatan dimulai. R diketahui selama ini tinggal bersama keluarga besarnya di Kota Pasuruan. Namun, setelah lulus SD, ibunya meminta R untuk pindah dan tinggal bersamanya di Kota Malang.

Baca Juga  Sejumlah Atap Sekolah di Pasuruan Jebol, Kurang Perhatian?

“Anaknya sebenarnya ingin masuk SR. Kakeknya juga sangat mendukung. Tapi karena ibunya menghendaki dia tinggal di Malang, ya kami harus menghormati keputusan keluarga,” ujar Kokoh.

R sendiri merupakan anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah, kategori desil 1. Ia sebelumnya sudah masuk dalam daftar resmi 55 calon murid SR yang ditetapkan lewat Surat Keputusan (SK) Wali Kota Pasuruan. Beruntung, sistem seleksi menyertakan beberapa nama dalam daftar cadangan. Sehingga, satu posisi kosong langsung digantikan tanpa mengganggu kuota keseluruhan.

Baca Juga  Proyek Asrama Putri di SMANBA Dinilai Misterius, Bahkan Pemprov Jatim Tak Tahu

Kegiatan perdana Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai Jumat (1/8/2025). Lokasi belajar bertempat di gedung SDN Kandangsapi II yang berada di Jalan Veteran, Kota Pasuruan. Kokoh memastikan bahwa seluruh proses persiapan telah rampung. Mulai dari rehabilitasi bangunan, pengadaan fasilitas penunjang, hingga perlengkapan belajar siswa.

Baca Juga  PPKM Level 3, Dispendik Pastikan PTM Tetap Jalan

“Untuk sementara mereka pakai seragam sekolah lama dulu, sambil menunggu distribusi seragam baru dari Dinsos,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu terobosan Pemerintah Kota Pasuruan untuk memastikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap terjamin. (ant/rif)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pemecatan Guru Honorer Menuai Protes

Pendidikan

Proyek Asrama Putri di SMANBA Dinilai Misterius, Bahkan Pemprov Jatim Tak Tahu

Pendidikan

Polisi Edukasi 567 Santriwati Pondok Pesantren Wachid Hasyim Soal AI, Narkoba dan Medsos

Pendidikan

Anggaran Miliaran Menguap Tak Jelas, Kejaksaan Bangil Plototi PKBM Pasuruan

Kesehatan

WASPADA NARKOBA PADA GEN Z, SATRESKOBA DAN SMA MAARIF NU PANDAAN GANDENG ESI

Berita

Kolaborasi Polres Pasuruan Dan ESI Bina Gen Z Menuju Porprov 2025

Berita

Hmmm…Ibu dan Anak Ini, Bikin Dua Sekolah Tak Bisa PTM

Pendidikan

Upaya Tingkatkan Prestasi Pada FORDA III, KORMI Gelar Festifal Olahraga Masyarakat