PASURUAN, TitikSatu.com – Gelaran International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2025 tak sekadar menjadi ajang adu kreativitas visual. Roadshow ketiga yang digelar di Taman Safari Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/7), menjelma jadi perhelatan kampanye konservasi fauna yang paling meriah.
Setelah sukses menyambangi Taman Safari Bogor dan Solo Safari, sesi pamungkas di Prigen menghadirkan antusiasme luar biasa. Ribuan pengunjung tumplek blek di area taman sejak pagi. Tak hanya membawa semangat, mereka juga menenteng kamera DSLR, mirrorless, hingga ponsel untuk memburu momen terbaik satwa di alam terbuka.
Tak heran bila seluruh area safari dipenuhi peserta dari berbagai kalangan. Mulai anak-anak, remaja, pegiat konten media sosial, hingga fotografer profesional. Mereka berlomba-lomba mengabadikan sisi unik fauna dalam bingkai foto dan video terbaik.
“Tahun ini luar biasa. Dari Bogor, Solo, hingga Prigen, kami menyaksikan semangat luar biasa masyarakat untuk menyalurkan ekspresi melalui media visual. Ini bukan cuma lomba, tapi juga kampanye cinta satwa yang menyentuh banyak lapisan masyarakat,” ujar Hans Manansang, Director of Commercial & Corporate Strategy Taman Safari Indonesia.
Tak hanya kompetisi utama, roadshow di Prigen juga diramaikan dengan beragam aktivitas pendukung. Ada foto model tematik bersama satwa, workshop fotografi satwa liar, hingga coaching clinic visual storytelling untuk peserta muda.
Energi kompetisi ini bahkan terasa menyatu dengan semangat konservasi. Foto-foto yang ditangkap tak sekadar menampilkan keindahan, tapi juga menyampaikan pesan: satwa perlu dilindungi, bukan hanya dikagumi.
IAPVC 2025 memang tak main-main. Tahun ini, panitia menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah, termasuk 1 unit mobil listrik Wuling Air EV Lite, puluhan juta uang tunai, dan beragam perangkat fotografi.
Kompetisi terbuka untuk umum, dari semua latar belakang dan usia. Terdapat enam kategori yang bisa diikuti. Yakni Indonesian Endemic, Wildlife (Nasional & Internasional), Photo Enthusiast (10–18 tahun), Roadshow Category, Sosmed Photo (Kamera HP), Sosmed Video (Reels). Karya bisa diunggah hingga 31 Agustus 2025 melalui kanal resmi IAPVC.
Digelar konsisten selama 34 tahun, IAPVC menjadi panggung tahunan bagi insan kreatif Indonesia untuk menuangkan ide, kepedulian, dan daya estetika melalui satwa sebagai subjek utama.
“Melalui visual, kita ingin menanamkan cinta pada fauna. Jika anak muda bisa jatuh cinta pada satwa lewat lensa, maka masa depan konservasi bisa lebih kita harapkan,” tutup Hans. (ant/rif)













