Home / Kesehatan

Sabtu, 12 Maret 2022 - 15:42 WIB

Waspada, Pakai Minyak Goreng Bekas, Sangat Berbahaya. Ini Penyakit yang Bisa Menyerang

Ilustrasi

PASURUAN, titiksatu.com-Minyak goreng menjadi barang primadona kalangan emak-emak belakangan terakhir. Harganya yang menjulang, menuntut emak-emak untuk rela melakukan apa saja, demi mendapatkan minyak goreng (migor) murah. Mulai antrean panjang hingga berebut ke minimarket yang menyediakan migor murah.

Bahkan, tidak sedikit pula yang mensiasati penggunaan migor agar lebih hemat. Dengan memakainya berulang kali. Bahkan bisa sampai mencampurkan migor dengan plastik, agar migor yang menghitam bisa lebih jernih.

Baca Juga  Begini Cara Pemkab dan BINDA, Perangi Covid-19. Ampuh Tekan Kasus Aktif

Biasanya, hal itu dilakukan oleh kalangan oknum pedagang jajanan anak-anak. Lalu amankah penggunaannya bagi kesehatan?

Ketua Umum Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Pasuruan Raya, dr. Ugik Darmoko mengungkapkan, idealnya penggunaan minyak goreng digunakan hanya sekali pakai. Namun kenyataannya, banyak emak-emak ataupun pedagang yang memakainya berulang. Bahkan, ketika warnanya sampai menghitam.

Baca Juga  Tingkatkan Sarpras Kesehatan, RSUD Grati Bakal Dikucuri Rp 1,4 Miliar di P-APBD 2022

“Memang tidak bisa dipungkiri, banyak yang melakukannya. Apalagi di tengah kondisi di mana minyak goreng sulit didapatkan dan harganya mahal,” kata Dokter Ugik.

Ia memaparkan, penggunaan minyak goreng yang berulang, akan membahayakan kesehatan. Karena menjadi sumber datangnya penyakit. Salah satunya kanker.

Kanker sendiri merupakan penyakit berat yang sulit disembuhkan. Karenanya, sebisa mungkin menghindari penggunaan minyak goreng berulang atau jelantah.

Baca Juga  Gara-gara Ini, Kabupaten Pasuruan Naik Level 3. Siap-siap Pengetatan Lebih Tinggi

“Kanker hanyalah salah satu resiko dari penggunaan minyak goreng yang dipakai berulang. Karena, masih banyak resiko atau ancaman gangguan kesehatan lain dari minyak goreng yang dipakai berulang-ulang. Kolesterol tinggi hingga jantung,” tandas lelaki yang menjabat Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Pasuruan ini. (and/rif)

 

 

 

Share :

Baca Juga

kesehatan ginjal

Kesehatan

7 Kebiasaan Yang Membahayakan Ginjal
spermisida-kontrasepsi-pilihan-yang-aman-efektif

Kesehatan

Spermisida: Kontrasepsi yang Aman dan Efektif

Kesehatan

Program Layanan Kesehatan Gratis di Kabupaten Pasuruan, Tidak Menyentuh Semua Kalangan. Kategori Ini Siap-siap Gigit Jari

Kesehatan

Begini Cara Pemkab dan BINDA, Perangi Covid-19. Ampuh Tekan Kasus Aktif

Kesehatan

Sambut UHC, Legislatif Minta Fasilitas Puskesmas Ditingkatkan

Kesehatan

Gabungan Tenaga Medis Tolak RUU Omnibuslaw Kesehatan, Alasannya Mencengangkan

Kesehatan

RSUD Bangil Terus Berinovasi, Bupati Beri Support

Kesehatan

Tingkatkan Sarpras Kesehatan, RSUD Grati Bakal Dikucuri Rp 1,4 Miliar di P-APBD 2022