Home / Berita

Jumat, 17 Februari 2023 - 22:41 WIB

Vonis Bos Tambang AT Diperberat. Segini Putusan Pengadilan Tinggi

NAIK : AT alias Andrias Tanudjaja saat divonis bersalah oleh PN Bangil

SURABAYA, titiksatu.com – Kasus pertambangan ilegal dengan terpidana bos tambang Andrias Tanudjaja (AT) memasuki babak baru. Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur mengabulkan permohonan banding yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangil Kabupaten Pasuruan.

Majelis hakim PT Jawa Timur menjatuhi vonis terdakwa AT dengan hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 35 Miliar atau 3 bulan. Vonis ini lebih berat dibanding sebelumnya. Karena, dalam sidang sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bangil menjatuhi vonis AT dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda 25 miliar rupiah subsider 3 bulan.

Baca Juga  Aksi Peduli PT Baramuda Bahari dan PT Mega Marine Pride, Patut Dipuji. Beri Bantuan Jelang Lebaran

Meski begitu, putusan tersebut masih di bawah tuntutan JPU. Sebab, dalam tuntutannya, JPU sebelumnya 5 tahun dan denda 75 miliar rupiah karena dampak perbuatan AT ini mengakibatkan kerusakan lingkungan sangat parah.

Humas PT Jawa Timur Elang Prakoso saat dikonfirmasi membenarkan bahwa hakim majelis hakim sudah memutus perkara banding tambang ilegal. “Sudah mas, hukuman dan denda naik. Lengkapnya silahkan lihat di PN atau di PTSP terkait putusan ini,” kata Elang saat dihubungi saat dihubungi wartawan.

Baca Juga  Pihak PT RMS Bantah Perusahaan Rokoknya Ilegal dan Tak Berpita Cukai

Dari penelusuran yang dilakukan di laman Direktori Putusan Mahkamag Agung, kasus banding bos tambang yang diajukan JPU ini diputus 16 Februari 2023. Dalam putusan PT Surabaya bernomor 101/Pid.Sus-LH/2023/PT Surabaya, majelis hakim yang diketuai Arthur Hangewa menerima permintaan banding.

Banding ini diajukan penuntut umum dan penasehat hukum terdakwa. Majelis hakim mengubah putusan PN Bangil Nomor 388/PID.B/LH/2022/ PN Bangil, 19 Desember 2022.

Baca Juga  Tolak Putusan MK, Puluhan Mahasiswa Luruk DPRD

Dalam amar putusan itu, majelis hakim menyatakan terdakwa AT terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penambangan tanpa izin.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Bangil Yusuf Akbar mengaku belum menerima salinan putusan banding yang resmi dari pengadilan. “Kalau kami sudah terima, nanti akan kami pelajari dulu mas, untuk menentukan langkah dan sikap selanjutnya,” bebernya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Pabrik Jok di Gerongan Didemo, Ini Pemicunya
Simpati ; Ketua DPRD Sudiono Fauzan datangi rumah Siana yang habis terbakar.

Berita

Simpati Terhadap Korban Kebakaran, Mas Dion Sambangi Rumah Siana

Berita

Desak Hukuman Maksimal Bos Tambang, PORTAL Datangi Pengadilan Tinggi

Berita

Wow…Pemeliharaan Jalan Bisa Sedot Rp 10 Miliar

Berita

Gerah Tambang Ilegal, Dewan Surati Kapolri. Minta Ditindakan Tegas

Berita

Santri Pembakar Junior di Pandaan, Dituntut 5 Tahun Penjara

Berita

Rapat Pleno KPU Gelar Pengundian Nomor Urut Cabup Dan Cawabup

Berita

Ada Rumah Pribadi Hingga Balai Desa, Ini Syarat Untuk Bisa Miliki Lahan Hutan