Home / Berita

Selasa, 15 Februari 2022 - 05:47 WIB

Viral Pengantin Pria Diarak Naik Spon Menerjang Banjir, Faktanya Bikin Syok

MELAWAN BANJIR : Farid saat diarak menggunakan spon untuk menerjang banjir yang melanda kampungnya, Kedungboto, Kecamatan Beji.

PASURUAN, titiksatu.com– Sebuah video rekaman yang menggambarkan seorang pengantin pria diarak menggunakan spon, viral di media sosial. Pengantin tersebut diangkut menggunakan spon untuk melewati banjir.

 
Video tersebut ternyata diambil di wilayah Kedungboto, Kecamatan Beji, Minggu (13/2). Ketika itu, banjir memang menggenangi kawasan setempat. Sehingga, mengganggu konsep pesta pernikahan yang dirancang sebelumnya. 

Baca Juga  Beberapa Pegawai Tak Masuk Kerja di Hari Pertama Usai Libur Lebaran, Bupati Pasuruan Tak Marah. Ini Alasannya


Termasuk arak-arakan pengantin. Terpaksa menggunakan spon lantaran adanya tamu tak diundang, banjir. Pesta pernikahan di tengah banjir itu, ternyata digelar oleh Muhammad Farid, 23 dan Ayu Fitro Kamelia, 23. Keduanya merupakan warga Kedungboto, Kecamatan Beji. 


Menurut Farid, hujan deras Sabtu sore (12/2), berdampak terhadap banjir di wilayah setempat. Ia pun tak menyangka hujan yang hanya sekali itu, langsung membuat genangan setinggi hampir datu meter di kampungnya.

Baca Juga  Optimis Prabowo-Gibran "Kuasai" Pasuruan, Kader dan Simpatisan Gelar Konsolidasi Akbar


Ia dibuat pusing, karena keesokannya akan menggelar pesta pernikahan. Mau ditunda, tidak mungkin. Karena sebelumnya sudah dilakukan penundaan. “Kami menikah Agustus 2021. Saat itu, hanya akad. Pestanya ditunda, karena pandemi. Takut diobrak,” ungkapnya.


Akhirnya, sesuai musyawarah keluarga disepakatilah Minggu, 13 Februari 2022. Mulanya, ia disarankan untuk menggunakan celana pendek saat pernikahan. Agar bisa melewati banjir ke pelaminan di rumah mempelai perempuan. 

Baca Juga  Taji Polresta Pasuruan Diuji, Aktivis Desak Otak Intelektual Pokmas Diseret Ke Bui


Namun, karena dirasa tak pantas, ia pun tak menyanggupinya. Ide menggunakan perahu juga muncul. Tapi batal, lantaran perahu getek yang ada sedang kotor. 


Sampai kemudian, ia melihat spon yang biasa digunakan untuk pengganjal kasur. Spon berukuran 1×2 meter itu, biasanya juga digunakan untuk ngojek motor kala banjir. Sehingga, aman untuk digunakan. “Akhirnya pakai spon itu. Ternyata viral,” tuturnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Dilindas Dump Truk, Bocah SD Meninggal Dunia

Berita

Band Kotak Jenguk dan Minta Maaf Kepada Para Pasien RSUD Bangil

Berita

Grebek Suami Selingkuh, Mama Muda Asal Grati Lapor Polisi

Berita

Tuntun Motor Orang, Dicat, Bawa ke Ladang, Eh…Ketahuan
Aktifitas : Tempat pengayakan pasir dan stock pile H Romli melakukan produksi.

Berita

Kompensasi Pengusaha Stock Pile Pasir Tak Jelas Jluntrungnya, Warga Semambung Tagih Janji.

Berita

Gruduk Kantor Desa, Warga Minta Kasun Talun Dicopot. Ini Alasannya…
Orasi : Warga dari 6 Desa melakukan aksi disepan PT. Satoria, Kejayan, Kabupaten Pasuruan

Berita

Tak Betah Dicekoki Limbah, Warga dari 6 Desa Luruk PT. Satoria,
Kompak : Dipora dan DPRD serta Muspika bersinergi tingatkan ekosistem esport di Balai Desa Rembang

Berita

Dispora Dan DPRD Bersinergi Tingkatkan Ekosistem Esport Di Kabupaten Pasuruan