Home / Hukum & Kriminal

Selasa, 1 Februari 2022 - 20:49 WIB

Sopir Bus Ngantuk, Rombongan Pegawai Kemenag Celaka

EVAKUASI : petugas lantas saat melakukan evakuasi terhadap penumpang bus pariwisata rombongan Kemenag dari Jember.

REMBANG – Gara-gara sopir mengantuk, sejumlah pegawai Kemenag Jember yang sedang dalam perjalanan pulang habis berwisata, menjadi celaka. Penyebabnya, bus wisata itu menabrak truk tronton yang melaju di depan. 


Insiden itu terjadi Senin malam (31/1). Ceritanya berawal saat rombongan pegawai Kemenag, sedang dalam perjalanan ke Jember. Mereka baru saja menggelar kegiatan di Blitar. 

Baca Juga  Revolusi Mental, Begini Harusnya Anggota Satlantas Bertugas

Puluhan pegawai tersebut, menumpang bus pariwisata nopol P 7181 UG dari arah Surabaya. Bus tersebut dikemudikan oleh Rio Satrio Permadi, 25, warga Kencong, Kabupaten Jember. 


Bus pariwisata itu, lewat jalan tol Gempol-Pasuruan. Hingga sampai di KM 788.800, Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang. Kecelakaan tersebut tak terhindarkan.


Diduga, sopir bus mengantuk. Sehingga, kurang konsentrasi saat mengemudi. Bus menabrak bagian belakang truk besar yang dikemudikan Basiron, 48, warga Pinggan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Truk tersebut berjalan searah. 

Baca Juga  MenPAN-RB Dorong Digitalisasi Layanan


Akibatnya, bodi depan bus ringsek. Beberapa penumpang pun mengalami luka. Korban luka adalah Abu Bakar, 24, warga Karangsono, Kecamatan Bangsal Sari, Kabupaten Jember, yang merupakan kernet bus. Serta seorang gaet, Arfendo Novrat, 24, juga mengalami luka robek pada alis matanya. Keduanya dilarikan ke RS Purut Kota Pasuruan. 


Kecelakaan itu, juga membuat dua tenaga honorer Kemenag, Arif Humaidi, 27, warga Mumbulsari, Jember dan Siti Huzaina, 43, warga Mangli, Jember dan seorang ASN Kemenag, Abdul Muis, 32, warga Sumber Sari, Jember menderita luka-luka. Ketiganya, dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan. 

Baca Juga  Kejahatan Berujung Petaka, Pencuri Motor di Winongan Tewas Akibat Bondet Meledak di Tangan Sendiri


Kapos PIER, Aiptu Sugeng menjelaskan, dugaan kuat, pengemudi bus mengantuk. Sehingga, tidak konsentrasi saat mengemudi. “Masih kami dalami. Dugaan awal, karena mengantuk,” bebernya mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andika Mizaldy Lubis. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Begini Cara Polres Pasuruan Berbagi untuk Sesama, Sebar Ratusan Takjil untuk Pengendara

Hukum & Kriminal

Dibacok Kawanan Begal, Korban Sekarat, Motor Diembat

Hukum & Kriminal

Kantor Dibobol, Laptop Pegawai Dinsos Digondol

Hukum & Kriminal

Kejari Kab Pasuruan Andalkan Aplikasi Jaga Desa Awasi DD

Hukum & Kriminal

Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Polres Pasuruan Amankan Dua Pengedar

Hukum & Kriminal

Tidak Ada Fakta Terlibat Aborsi, Penasehat Hukum Minta Hakim Bebaskan Randy

Hukum & Kriminal

Terkait Kasus Aborsi yang Melilit Randy, eks Polisi. Tim Pengacara Beberkan Faktanya

Hukum & Kriminal

Penyidik Diusut Propam, Pelapor Tagih Janji Kapolres Buka Penyelidikan Kasus ITE