Home / Lainnya

Kamis, 12 Januari 2023 - 22:17 WIB

Sidak Balai Desa Sumberglagah, Komisi I Temukan Fakta Mencengangkan. Baja Ringan Terlalu Tipis?

SIDAK : Jajaran anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, saat sidak ke Balai Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang

REMBANG, titiksatu.com – Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan menemukan keganjilan saat sidak pendopo Balai Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kamis (12/1). Baja ringan atau galvalum yang digunakan sebagai atap, dinilai tak layak untuk gedung sarana publik.

Hal itulah yang ditengarai menjadi salah satu pemicu. Ambrolnya atap pendopo Balai Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang tersebut.

“Kami menemukan sisa baja material di sekitaran area balai desa. Penilaian kami, baja ringan yang dipakai sebagai penyanggah genteng, tidak sesuai untuk gedung sarana publik,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Aripin.

Baca Juga  Pemda Pasuruan Lakukan Pelepasan 366 Jemaah Haji, Ini Pesan Pj Bupati

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini memandang, galvalum yang harusnya dipakai untuk gedung sarana publik, setidaknya memiliki ketebalan 5 milimeter. Hal ini untuk menjaga ketahanan atau pun kekokohan atap yang dipasang.

Namun, sisa material galvalum yang ditemukannya, hanya memiliki ketebalan 1,5 milimeter. Hal tersebut jelas, sangat tipis dan beresiko terhadap ketahanannya.

Baca Juga  Kunyit Bisa Mengobati Hepatitis A?

“Kami belum tahu RAB-nya seperti apa. Tapi, bila di RAB hanya 1,5 milimeter, jelas tidak layak,” tandasnya.

Kepala Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Fatkhur Roji mengaku benar-benar tak menyangka dengan kejadian tersebut. Karena sebetulnya, pekerja berusaha untuk melakukan penguncian terhadap galvalum tersebut agar kuat.

Saat itu, pekerja sedang istirahat. Kebetulan, ada hujan. Meski tidak lebat. “Mungkin karena berat akibat hujan, jadi ambruk,” sampainya.

Baca Juga  Mau Nolong Teman, Bocah Sidowayah Malah Berakhir Malang

Kejadian ambruknya atap pendopo yang baru dibangun itu, berlangsung Senin (9/1). Pendopo tersebut dibangun dengan anggaran Rp 400 juta. Di mana, tahap pertama, dialokasikan Rp 250 juta pada 2021. Dana itu, untuk pengurukan lahan dan juga pondasi serta pilar.

Dilanjutkan Rp 150 juta, tahun 2022 kemudian. Anggaran yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) itu, untuk atap dan juga lantai. Ternyata, saat pengerjaan, mendadak ambruk. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Lainnya

5 Obat Kuat Alami yang Aman untuk Pria, Istri Dijamin Puas!

Lainnya

Bos Rokok Bulusari Bagi-bagi Sapi Kurban, Jumlahnya Bikin Takjub

Lainnya

Turun Dari TSI Prigen, Rombongan Wisatawan Malah Kecelakaan

Lainnya

Pembangunan Balai Desa Sumberglagah Disebut Legislatif Tak Sesuai RAB, Begini Alasannya

Lainnya

Antisipasi Radikalisme jelang Pemilu. Kesbangpol Berikan Sosialisasi
Simbolis : Shobih Asrori Anggota DPRD dari Fraksi PKB dan Kadispora Taufiqul Ghoni secara simbolis berikan Jersey kepada atlet Mobile Legends yang diberangkatkan ke Porprov

Lainnya

Gelar Turnamen Esport Dihari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1094. Kadispora dan DPRD Secara Simbolis Berangkatkan Team Esport Ke Porprov
Penyuluhan : Ratusan Mahaiswa dan Mayarakat antusias ikuti penyuluhan di kantor Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo

Berita

Waris, Wakaf, Hibah dan Wasiat Sering Jadi Polemik. Mahasiswa Unmer Pasuruan Berikan Solusi
Teks foto : Penyerahan Plakat Sebagai Simbol Peresmian PT ATSC Umroh Indonesia sebagai Wholesale Air Asia khusus Ticketing Umroh di Surabaya dan Penyerahan diwakili oleh Afra Putri SH

Lainnya

Maskapai Khusus Umroh , PT ATSC Umroh Indonesia Siapkan 16.000 Seat Air Asia Start Surabaya