Home / Berita

Selasa, 24 Januari 2023 - 23:52 WIB

Resmi Dilantik, Honor PPK dan PPS Naik

DILANTIK: Para PPS saat mengikuti pelantikan di Bangkodir, Bangil

PASURUAN, titiksatu.com – Sebanyak 1.095 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) resmi dilantik. Seabrek tugas jelang pemilu pun tengah menanti.

Pelantikan itu berlangsung Selasa (24/1). Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin memimpin jalannya pelantikan tersebut.

Menurut Faizin-sapaannya, pasca dilantik mereka akan langsung bertugas. Ada beberapa kegiatan yang harus mereka lakukan. Termasuk menunjuk pantarlih atau panitia pendaftaran pemilih. “Mereka akan langsung bertugas setelah dilantik,” paparnya.

Baca Juga  DANA HIBAH DIKORUPSI, KETUA PKBM SALAFIYAH DIKELER KEJARI BANGIL

Faizin menjelaskan, para tenaga PPS ini dilantik pasca pelantikan Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) dilakukan, beberapa waktu sebelumnya. Sebagai tenaga yang akan bertugas dalam pemilu 2024, mereka akan mendapatkan honor yang disesuaikan oleh pemerintah pusat.

Honor itupun mengalami kenaikan dibandingkan pemilu pada periode sebelumnya. Faizin mencatat, honor untuk Ketua PPK pada periode sebelumnya, hanya Rp 1,8 juta per bulan. Namun, pada periode saat ini, mereka akan mendapatkan honor hingga Rp 2,5 juta setiap bulan. Sementara untuk anggota PPK, semula hanya mendapatkan honor Rp 1,5 juta. Sedangkan periode pemilu saat ini, mereka akan mendapatkan honor Rp 2,3 juta perbulannya.

Baca Juga  Kesal Hanya Disurvey Tapi Tidak Dibenahi, Warga Tanami Jalan dengan Pisang

Di Kabupaten Pasuruan sendiri, ada sebanyak 120 petugas PPK. Mereka disebar di 24 kecamatan. Masing-masing, lima orang.

Sama dengan PPK, petugas PPS juga akan mengalami kenaikan honor. Semula, ketua PPS hanya mendapat honor Rp 1,1 juta setiap bulan. Namun saat ini, mereka bisa mendapatkan honor hingga Rp 1,5 juta per bulannya. Dan untuk anggota, dulunya mereka mendapatkan honor Rp 900 ribu perbulan. Sekarang, naik menjadi Rp 1,3 juta sebulannya.

Baca Juga  Peringati Hari Pahlawan, Kasat Lantas Bagi-bagi Surprise

“Kenaikan ini karena beban kerja mereka berat dan adanya inflasi. Pemerintah pusat melakukan penyesuaian hingga honor ini pun dilakukan penyesuaian,” jelasnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Curigai Program Redistribusi di Tambaksari Jadi Ajang Pungli, Aktivis Lapor Kejari

Berita

Waspadai DBD Dimusim Hujan

Berita

RUU Kesehatan Picu Kontroversi. Katib Syuriah PBNU: Kenapa Peringatan di Kemasan Rokok Lebih Besar Daripada Alkohol?

Berita

Dua Rumah Rusak, Wabup Pasuruan Bertindak
Kunker : PJ Bupati Andriyanto lakukan peninjauan stok air di SPAM Umbulan, Winongan, Kabupaten Pasuruan

Berita

Antisipasi Kekeringan, Pj. Bupati Lakukan Kunker ke SPAM di Desa Umbulan

Berita

Apel Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Pasuruan Perketat Pengamanan Nataru

Berita

Gudang Oplosan LPG Digerebek Mabes, Polres Pasuruan Mengaku Belum Tahu

Berita

Target 40 Emas Diiringi Janji Beasiswa Kuliah