Home / Pendidikan

Sabtu, 26 Februari 2022 - 12:54 WIB

Proyek Asrama Putri di SMANBA Dinilai Misterius, Bahkan Pemprov Jatim Tak Tahu

TINJAU : Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Agus Kariyanto meninjau proyek asrama putri yang anggarannya bukan dari Pemprov Jatim

 

BANGIL, titiksatu.com – Pembangunan asrama putri di SMAN 1 Bangil menyita perhatian banyak kalangan. Pasalnya, anggaran dalam pembangunan proyek tersebut, tidak jelas sumbernya.

 

Bahkan, pihak Dispendik Provinsi Jatim, tidak tahu menahu pembangunan tersebut. Apakah berarti kecolongan?

 

Salah satu alumni SMAN 1 Bangil atau SMANBA, Mukhlis mengaku dibuat heran dengan adanya proyek tersebut. Ia menjadi bertanya-tanya, dari manakah anggaran untuk pembangunan asrama untuk SMAN 1 Taruna Madani tersebut.

Baca Juga  Delapan Orang Jadi Tersangka BOP Kemenag Kabupaten Pasuruan

 

Pertanyaannya itu, bukan tanpa alasan. Hal yang sangat ketara, tidak adanya papan nama proyek. Padahal, pembangunannya dilakukan di atas lahan pemerintah.

 

“Kalau menggunakan anggaran pemerintah, harusnya ada papan namanya. Supaya, kami bisa tahu sumber anggarannya dari provinsi kah atau dari mana, serta besaran anggaran yang digunakan. Kalau tidak ada, ini patut dipertanyakan,” ungkapnya.

 

Ia pun menduga, pembangunan tersebut dilakukan tidak seperti semestinya. Layaknya gedung yang dibangun pemerintah, harusnya ada lelang dalam pelaksanaannya.

 

“Perencanaannya pun harus jelas. Tidak ujuk-ujuk dibangun,” tandasnya.

Baca Juga  Terjerat Pungli Rp 1,3 Miliar, Kades dan Panitia Redistribusi Tanah Tambaksari, Dijebloskan Penjara

 

Mukhlis pun khawatir, proyek itu ada indikasi deal-dealan antara pihak sekolah dengan pelaksana. Ujungnya, siswa yang menjadi korbannya. Yakni dengan penarikan biaya nantinya.

 

Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Agus Kariyanto mengaku, tak tahu adanya pembangunan gedung asrama di SMANBA. Karena, proyek yang sedang akan dibangun, masih proses lelang.  “Kami tidak tahu soal gedung yang dibangun saat ini. Karena proyek tersebut, bukan milik kami,” akunya.

 

Sementara itu, Andurrohman, salah satu komite sekolah meyakinkan, proyek gedung tersebut bakal diperuntukkan sebagai asrama putri Taruna Madani. Pembangunan tersebut dilakukan, lantaran gedung asrama putri belum tersedia. Berbeda dengan putra, yang akan ditempatkan di aula.

Baca Juga  Ngeri...Gadis SMP Kelas 3 Di Bangil Ini Disetubuhi Teman Sendiri. Kini Sampai Depresi

 

Pembangunan gedung asrama itu, merupakan bantuan atau sumbangan dari seseorang yang tidak mengikat. “Ini bantuan dari pihak ketiga. Tidak ada keterikatan. Diberikan secara gratis,” ungkapnya.

 

Sontak, hal itu membuat sejumlah alumni bereaksi. Sebab, di jaman seperti sekarang masih ada orang yang mau memberikan gratis. Mereka menilai, hal itu sangat mustahil. “Gratis ya. Beneran gratis,” sindir sejumlah alumni. (and/rif)

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

Kolaborasi Polres Pasuruan Dan ESI Bina Gen Z Menuju Porprov 2025

Pendidikan

Satu Mundur, Kuota Sekolah Rakyat Tetap Penuh

Pendidikan

Anggaran Miliaran Menguap Tak Jelas, Kejaksaan Bangil Plototi PKBM Pasuruan

Pendidikan

Keren !!!…Unmer Pasuruan Gandeng Komisi Yudisial, Siap Cetak Lulusan Berkualitas

Pendidikan

Polisi Masuk Sekolah, Polres Pasuruan Bentuk Karakter Pelajar Lewat Saka Bhayangkara

Berita

Hmmm…Ibu dan Anak Ini, Bikin Dua Sekolah Tak Bisa PTM

Pendidikan

Ayik : Kalau SMAN 1 Taruna Madani Direalisasikan, Gubernur Harus Mundur

Pendidikan

Polisi Edukasi 567 Santriwati Pondok Pesantren Wachid Hasyim Soal AI, Narkoba dan Medsos