Home / Berita

Minggu, 26 Februari 2023 - 18:19 WIB

Makan Menu Kotakan, Sejumlah Wartawan “Keracunan”

KADALUARSA : Sejumlah awak media saat mengkonsumsi makanan kotak yang diberikan panitia

PASURUAN, titiksatu.com – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan, terserang diare. Mereka bolak-balik harus ke kamar mandi, setelah mengkonsumsi makanan kotakan yang ditengarai sudah basi.

Menu makanan kotakan itu mereka dapatkan setelah acara sepakbola bersama Forkopimda Pasuruan. Giat sepakbola persahabatan itu digelar, sebagai rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ke 2023.

Dalam laga tersebut, kalangan awak media beradu kemampuan mengolah si kulit bundar bersama Forkopimda. Ada Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf serta pejabat Forpimda yang lain di lingkungan Pasuruan.

Baca Juga  Antisipasi Daging Glondongan, Disperindag Lakukan Sidak

Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan, menjadi venue jalannya acara yang berlangsung Sabtu (25/2). Usai laga persahabatan tersebut digelar, para jurnalis asal Pasuruan inipun mendapatkan makanan kotakan.

Nah, pasca mengkonsumsi makanan kotakan itulah, banyak yang sambat. Lantaran bolak balik harus ke kamar mandi untuk buang hajat.

Mereka mengalami diare pada malam harinya. Kondisi tersebut bahkan berlangsung hingga Minggu pagi (26/2).

Muhammad Rois, salah satu wartawan online mengaku, sudah berulang kali masuk kamar mandi. Kondisi itu terjadi, usai dirinya mengkonsumsi menu nasi dengan ikan sate komo yang dihidangkan panitia dari Dispora Kabupaten Pasuruan.

“Sampai lemes rasanya kaki. Bolak-balik ke kamar mandi,” ungkapnya.

Baca Juga  Jumlah Janda di Kabupaten Pasuruan Semakin "Menggoda"

Bukan hanya Rois. Beberapa wartawan lain juga merasakan hal serupa. Bahkan, ada yang sampai sebelas kali bolak balik masuk kamar mandi.

Hal tak mengenakkan itu, ternyata tidak hanya dirasakan oleh awak media. Karena pegawai yang turut mengkonsumsi nasi kotakan yang ditengarai ber ikan sate basi itu, juga merasakan hal yang sama.

Bahkan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan juga merasakan hal serupa. “Mulai sore sampai malam, kalau nggak salah sudah 7 kali aku ke WC. Karena masih banyak kegiatan sampai malam, aku ke WC di empat tempat,” bebernya.

Baca Juga  Dewan Siapkan Opsi, Agar Pedagang Pasar Gondanglegi Tetap Berjualan

Ia pun menduga, kalau sate komo yang dikonsumsi, sedikit berbeda. Seperti kadaluarsa.

Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni menyampaikan permohonan maafnya baik secara pribadi ataupun lembaga, Dispora Kabupaten Pasuruan. Ia mengaku, sangat menghargai dan menghormati orang lain, seperti dirinya sendiri.

“Pengadaan pembelanjaan konsumsi (katering) dan kostum olahraga pihaknya telah memasrahkan kepada H. Makhrus (bawahannya, red). Saya sangat kecewa berat atas kondisi seperti ini. Sekali lagi atas nama pribadi dan Dispora Kabupaten Pasuruan mohon maaf atas peristiwa ini serta akan memberikan pelayanan kesehatan bagi rekan-rekan PWI atau ASN,” sampainya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Sumpah Jabatan PAW : Ketua DPRD Sudiono Fauzan Lantik Hj Sulistya Wahyuni sebagai anggota DPRD periode 2019-2024

Berita

DPRD Lakukan PAW Satu Anggota Dari Fraksi Nasdem

Berita

Kolaborasi Peraih Kalpataru-Pelajar Bangun Bank Oksigen di Hulu Sungai Welang

Berita

Ikuti Pawai Taaruf di Grati, Mas Dion Jadi Buruan untuk Foto Bareng dan Selfi

Berita

Isi Ramadan dengan Tadarusan, Pegawai Sekretariat DPRD Layak Diapresiasi
Dr Ronny Winarno SH M hum

Berita

MORAL BANGSA dan KARISMATIK PERTIWI
Kompak : Warga lakukan blokade ke jalan sebagai bentuk protes ke perusahaan

Berita

Diduga Ada Main Mata PT. Mitra Alam Segar Dengan Kades, Warga Jadi Tumbal

Berita

Surve Jalan Rusak! Satlantas Polres Pasuruan segera hubungi Penyelenggara Jalan

Berita

Sempat Hilang, Tumpukan Pipa Besi Hibah PT Freeport Ternyata Ada di Pasuruan