Home / Hukum & Kriminal

Minggu, 27 Februari 2022 - 20:36 WIB

Kang Lujeng: Kalau Ada Pungli di Pasar Wisata Cheng Hoo, Siapa yang Menginisiasi? Polisi Wajib Telusuri

Lujeng Sudarto

PANDAAN, titiksatu.com – Keseriusan pihak kepolisian dalam mengusut kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pedagang durian di area pasar wisata Masjid Cheng Hoo Pandaan, tengah diuji. Menyusul banyaknya keraguan masyarakat akan kemampuan pihak kepolisian dalam menuntaskan kasus tersebut.

 

Bahkan tidak sedikit yang pesimistis, kalau penanganan perkara yang dilakukan bisa menjerat otaknya. Direktur LSM Pus@ka, Lujeng Sudarto menguraikan, pihak kepolisian harus serius dalam mengusut kasus dugaan pungli pedagang durian tersebut. Tidak boleh pandang bulu untuk menjerat pihak-pihak yang diduga terlibat.

Baca Juga  Pria Cabul Diringkus Setelah Pamer Alat Vital ke Karyawati PIER

 

“Usut sampai tuntas ke akar-akarnya. Orang yang diduga terlibat harus dijerat. Jangan tebang pilih,” tandasnya.

 

Hal ini untuk membuktikan, kebenaran ada tidaknya pungli tersebut. Jika memang terbukti adanya jual beli lapak, penelusuran lebih mendalam harus dilakukan.

 

“Apakah yang menginisiasi dugaan pungli itu, adalah pihak paguyuban, atau malah ada pihak lain. Itu harus diusut,” sampainya.

Baca Juga  Terperosok ke Sungai, Nasib Lelaki Ini Berakhir Miris

 

Penelusuran lainnya, berkaitan dengan uang haram yang dialirkan. Apakah hanya berhenti di oknum paguyuban. Atau ada pihak lain yang ikut menikmatinya.

 

“Karena rumor yang berkembang terkait munculnya lapak-lapak baru semi permanen di kawasan Cheng Hoo, itu tidak gratisan. Ini patut ditelusuri pihak kepolisian,” desaknya.

 

Baca Juga  Uang Pungli, Untuk Mencicil Mobil

Seperti diberitakan, dugaan pungli muncul di Pasar Cheng Hoo Pandaan. Sejumlah pedagang durian disinyalir kena palak untuk bisa berjualan. Mereka dikenai biaya Rp 20 juta.

 

Uang tersebut untuk kompensasi agar mereka bisa menggelar lapak di area parkir pasar wisata Masjid Cheng Hoo Pandaan. Sebagian bahkan ada yang sudah membayar hingga Rp 10 juta. Pihak kepolisian sendiri sedang melakukan pengusutuan. (and/rif)

 

 

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Duo Spesialis Bobol Sekolah Antar Daerah Ditangkap. Penadahnya Juga Diseret ke Penjara

Hukum & Kriminal

Kepala PKBM Salafiyah Divonis 6 Tahun Penjara

Berita

Usaha Bangkrut, Perempuan Ini Pilih Badut. Malah Kena Garuk

Hukum & Kriminal

Digerebek! Arena Judi Sabung Ayam di Purwodadi Pasuruan Ludes Dibakar Polisi

Hukum & Kriminal

Pengusaha Bengkel, Asal Warungdowo Ngandang. Usai Dilaporkan Kades, Atas Kasus TKD

Hukum & Kriminal

Keren!!! Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat, Satlantas Polres Pasuruan Panen Penghargaan

Hukum & Kriminal

Berkas BBM Ilegal Kota Pasuruan Dilimpahkan, Pus@ka Nilai Ada Kejanggalan

Berita

Buronan Rudenim Surabaya, Ditangkap Saat Urus Pasport