Home / Politik

Selasa, 15 November 2022 - 06:07 WIB

Bocah Nguling Mencak-mencak Saat Mau Dikhitan

BERONTAK : Nawawi, bocah SD mencak-mencak saat hendak disunat

PASURUAN, titiksatu.com – Bocah asal Nguling, mencak-mencak saat hendak dikhitan. Ia ketakutan, lantaran melihat jarum yang hendak disuntikkan.

Tak hanya melawan petugas khitan dan beberapa orang yang memegang. Ia bahkan mengancam akan melaporkan mereka ke kepolisian.

“Saya nggak mau pokoknya. Nanti tak laporkan polisi,” teriak Nawawi, bocah yang masih duduk di bangku kelas tiga SD tersebut dengan Bahasa Madura yang telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Baca Juga  Usai Serap Aspirasi, DPRD Kabupaten Pasuruan Godok Arah Pembangunan Daerah Tahun 2027

Aksi itu pun mengundang Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan ikut kerepotan. Ia bahkan harus membujuk si bocah untuk melanjutkan sunatan tersebut.

Pemandangan lucu itu, tersaji saat penyelenggaraan khitanan massal yang digelar DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (14/11). Khitanan yang digelar di belakang kantor DPRD Kabupaten Pasuruan tersebut, merupakan momen untuk rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1093 dan Hari Santri Nasional 2022.

Baca Juga  DPRD Pasuruan Kawal RAPBD 2026: Tekankan Efisiensi, Kemandirian Fiskal, dan Keberlanjutan Pembangunan

Ada setidaknya 100 bocah yang dikhitan. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan menceritakan, ada proses berbeda, khitanan saat ini dengan zaman dulu. Karena, anak-anak yang dikhitan, tidak akan merasa sakit. Bahkan, bisa sembuh lebih cepat.

Baca Juga  Laporan Dihentikan, Format Pertanyakan Kinerja BK

“Sekarang itu enak karena disuntik, sehari sudah bisa sembuh. Kalau zaman saya dulu, satu bulan baru sembuh,” kisahnya saat memberi sambutan. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Politik

Laporan Dihentikan, Format Pertanyakan Kinerja BK

Berita

Anwar Sadad: SMAN 1 Taruna Madani Jangan Sampai Mereduksi Hak-hak Masyarakat Bangil

Politik

Nakhoda Golkar Pasuruan Diganti Plt, Kader Menilai Sarat Pelanggaran Juklak

Berita

Gelar Paripurna ke II, DPRD dan Eksekutif Sinergi Dalam Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ditengah Efesiensi

Berita

Sidang Paripurna IV DPRD Dan Eksekutif Sepakati PERDA APBD 2026

Politik

Tak Terbukti, BK Pilih Stop Aduan Format Soal Overlaping Tentang Tambang
Rapat : eksekytif saat lakukan paparan Rencana Tata Ruang Wilayah di gedung DPRD

Berita

6 dari 7 Fraksi DPRD Sepakat Pengesahan RTRW Ditunda.

Berita

DPRD Pasuruan Kawal RAPBD 2026: Tekankan Efisiensi, Kemandirian Fiskal, dan Keberlanjutan Pembangunan