Home / Lainnya

Rabu, 30 November 2022 - 22:54 WIB

Beri Wawasan Kebangsaan, Legislatif Ini Malah Disambati Jalan dan Pekerjaan

BERI WAWASAN : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rusdi Sutejo saat memberikan wawasan kebangsaan kepada warga Baujeng, Kecamatan Beji

BEJI, titiksatu.com – Sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan mencegah radikalisme, legislatif menggelar wawasan kebangsaan. Namun, yang didapati Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rusdi Sutejo, malah keluhan infrastruktur dan sulitnya lapangan pekerjaan.

Hal itu tergambar dalam kegiatan wawasan kebangsaan yang dilangsungkan di Baujeng, Kecamatan Beji. Dalam kegiatan tersebut Rusdi memandang pentingnya cinta akan tanah air. Agar menghindari faham radikalisme yang bisa memicu perselisihan dan kehancuran berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahaya atau Tidak?

Tapi, beberapa warga malah mengeluhkan sejumlah infrastruktur yang ada. Seperti kerusakan jalan Jambe, Desa Baujeng, Kecamatan Beji. Atau plengsengan di sungai setempat yang sulit direalisasikan. Serta perlunya pemasangan CCTV jalanan di Baujeng.

Hingga sulitnya kalangan pemuda untuk mendapatkan pekerjaan. “Bapak Rusdi kan seorang miliarder. Kami harap bisa bangun pabrik di sini. Dan merekrut karyawan di sini. Karena saat ini banyak anak muda nganggur lantaran susahnya mencari diterima perusahaan,” kata salah satu warga mengeluh.

Baca Juga  Temannya Meninggal, Bos Tambang Asal Bulusari Ini Masuk Tahanan Sendirian

Menanggapi sejumlah pertanyaan itu, Rusdi Sutejo bakal mengupayakan untuk pembenahan infrastruktur. Baik itu jalan ataupun plengsengan hingga CCTV jalan.

Sementara untuk pekerjaan, di era saat ini, anak-anak muda jangan bergantung pada perusahaan. Sebisa mungkin, harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan. “Kami tidak memungkiri kalau saat ini, sulit sekali mendapatkan pekerjaan. Makanya, kami tekankan untuk tidak hanya menggantungkan pabrik. Ciptakan peluang,” ujarnya.

Baca Juga 

Ia menambahkan, bakal mendukung anak muda ataupun kelompok untuk bisa menciptakan pekerjaan. Yakni dengan menyiapkan pelatihan. Agar skill yang dimiliki nantinya bisa mendatangkan penghasilan.

“Kalau ada yang ingin membuat kue, ngelas atau lainnya bisa kami support untuk pelatihannya. Sementara untuk sarana penunjang bisa kami ajukan ke Provinsi,” timpalnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Paripurna : PJ Bupati Bacakan nota pengatar LKPJ

Lainnya

DPRD Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati

Lainnya

54 Kades Terpilih Resmi Dilantik. Ada yang Sampai Coret Pajero Sport Pribadi

Lainnya

Peduli Anak Yatim, Bos Cesa Jaya Sejahtera Bagi-bagi Santunan
Teks foto : Mantan Eks Kepala BKPBD di gelandang kejari Bangil dengan tangan di borgol

Lainnya

Eks Kepala BPKPD Diglandang Kejari, Adakah Dana Insentif Mengalir Ke Pejabat Eselon?
Teks foto : Kompak GERINDRA dan PDIP solid dukung Rusdi Sutejo

Lainnya

GERINDRA Akan Balas Pinangan PDIP
Murung : Heru Syamsudin selesai di keler ke mapolres pasuruan.

Lainnya

Budak Sabu Asal Sidoarjo Dikrangkeng Satreskoba Polres Pasuruan.
Kompak : Dipora dan DPRD serta Muspika bersinergi tingatkan ekosistem esport di Balai Desa Rembang

Berita

Dispora Dan DPRD Bersinergi Tingkatkan Ekosistem Esport Di Kabupaten Pasuruan
Penyuluhan : Ratusan Mahaiswa dan Mayarakat antusias ikuti penyuluhan di kantor Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo

Berita

Waris, Wakaf, Hibah dan Wasiat Sering Jadi Polemik. Mahasiswa Unmer Pasuruan Berikan Solusi